Posted by: pariwaraku | August 5, 2011

MEMILIH KAMERA SAKU

Dimensinya yang relative lebih kecil serta harga yang lebih terjangkau membuat kamera saku digital sampai sekarang masih diminati. Belum lagi, tampilannya kini juga lebih atraktif dengan desain yang tidak terlalu kaku dan warna yang tidak melulu hitam atau silver.

Akan tetapi, kita tidak bisa mendasarkan pilihan semata pada desain dan warna, karena dunia fotografi kini telah menunjukkan lompatan besar yang memungkinkan siapa pun dapat memotret dengan mudah dan nyaman.

Beberapa tahun lalu, mungkin bukan hal yang terlalu rumit untuk memilih kamera saku digital, tetapi seiring dengan kebutuhan dan tren yang berlaku, kini banyak kamera digital bermunculan dengan menawarkan beragam keunggulan.

Memang, salah satu pertimbangan memilih kamera saku digital adalah dengan melihat besaran megapiksel. Sebagai catatan, kamera saku digital dengan besaran dua megapiksel saja sudah cukup untuk bisa dilihat di layar computer dan dicetak di atas kertas selebar 6R. Akan tetapi, kalau memang berniat untuk mencetak hasil jepretan di atas kertas yang lebih besar, tentu harus memilih kamera yang memiliki piksel lebih besar, toh kamera dengan kekuatan di atas 6 megapiksel dengan mudah dapat dijumpai dan dibanderol dengan harga lebih terjangkau.

Hal lain yang dapat diperhatikan adalah autofocus, semakin cepat sebuah kamera mencari focus saat membidik tentu akan memudahkan memotret. Ada pula yang kini telah dilengkapi fitur multiple shot sehingga dapat memotret berkali-kali dalam satu detik yang sangat bermanfaat untuk jika tak ingin ketinggalan momen saat membidik suatu peristiwa penting.

Tak ada salahnya pula menilik apakah layar monitor bersifat swivel (bisa diputar) atau tidak. Beberapa orang lebih menyukai bentuk swivel, karena bisa mengambil gambar dengan sudut yang ekstrem. Misalnya, jika ingin mengambil low angle, tubuh tak perlu terlalu membungkuk, karena cukup dengan membuat sudut tertentu saat mengintip dari layar LCD.

Demikian pula halnya dengan fitur zoom. Sebaiknya memilih kamera digital yang memiliki optical zoom yang besar (paling tidak di atas dua kali). Fasilitas ini nantinya sangat membantu saat hendak mengambil obyek-obyek foto yang jauh. Beberapa kamera juga dilengkapi dengan digital zoom, tetapi hasil pembesaran dari fasilitas ini mengakibatkan gambar pecah.

Terakhir adalah dengan melihat fitur tambahan. Banyak kamera digital yang dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan, karenanya pertimbangkan dengan masak-masak fitur yang nanti akan sangat mendukung kebutuhan.

Sumber: Kompas, Jumat, 5 Agustus 2011


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: